GERAKAN TUTUP MULUT SAAT MPASI

GERAKAN TUTUP MULUT SAAT MPASI

Ya GTM Alias Gerakan Tutup Mulut kali ini pada bayi contoh saja anak saya yang baru berusia 7bulan udah mulai pinter menutup mulut rapat - rapat setiap kali disodori sendok makanan. Buat para buibu diluar sana yang lagi ngalamin hal yang sama mari TOSSS dengan saya.kalo gak pernah ngalamin berarti hebat lima empat jempol buat ibu dan anaknya.
Sudah hampir sebulan ini nasywa mingkem - mingkem ato memalingkan muka saat disodori makanan. Kalo bahasa kerennya GTM (Gerakan Tutup Mulut) atau GOM (Gerakan Ogah Makan). hampir sebulan itu juga merasakan betapa susahnya memberikan makanan untuk bocah ini. padahal sudah berbagai macam cara dilakukan mulai dari memvariasikan menu makanan, ganti suasana makan, naik turun tekstur, hingga gantian nyuapin dari utinya, ayahnya, kakung, keponakannya tapi tetep aja hasil gak memuaskan. yang ada sekarang anak makin kurus badannya T_T
Tapi akhirnya Taraaa..... beberapa hari ini dia sudah mulai mengurangi GTM.yes..yes..yess emaknya lega sekali. Ya walaupun gak langsung habis semangkok bertahap sih dari separo dan perlahan habis memang perlu waktu dan ekstra sabar jadi buat buibu yuk mari nyetok sabar yang buanyakk (lebay) dan jangan stress.
s Kalo ada buibu diluar sana yang lagi ngalamin hal yang sama jangan panik dulu kalo tiba - anak menutup mulut rapat - rapat saat disuapin, gak usah khawatir mari kita sama - sama menikmati masa - masa GTM anak kita paling tidak dan semoga saja hanya sekali seumur hidup.  (^_^) OK sebelum buibu panik dan mengatakan anak GTM kira - kira apa sih yang jadi penyebab GTM pada anak, yuk mari cekidottt 
  1. Ter'colek' Makanan Yang Ditambah Gula/Garam. Ini pengalaman yang 'anakguwebanggeuttt'. Gerakan tutup mulut Nasywa, terjadi di usia 7 Bulan. Bukan karena numbuh gigi atau perang dengan tekstur makanan, tapi karen TAHU !Ya karena kakung maem Tahu dan anaknya terus - terusan ngejar makanan itu jadilah disuapin sama kakung*huuhhh*. Semua usaha ibunya untuk menghindari penambahan gula garam dalam makanannya musnah sudahhh.Akibatnya, setelah itu, dia nggak mau makan dan menutup mulut rapat-rapat kalau makan masakan maknya yang relatif lebih hambar. OMG!Pusing juga kalo makannya nggak sesuai dengan porsi biasanya, bisa-bisa berat badan turun nih. Jadi solusi saya pada saat itu adalah mengalah untuk menang. Saya mengalah menggunakan sedikiiiit tambahan "Blueband" pada masakan agak gurih memang, namun dalam waktu kurang lebih 1 minggu saya kurangi terus penggunaannya sampai akhirnya... HOREEEE.... balik lagi tanpa penambahan garam! Ibu menang (lagi). 
  2. Bosan Dengan Suasana Makan.  Ya, namanya juga manusia walopun masih kecil. Pasti ada kalanya bosan dengan acara dan suasana pada saat makan. Entah bosan dengan ritual, dengan lokasi dll. Memang, paling OK kalo membiasakan anak makan dengan posisi duduk (di highchair/stroller) menghadap meja makan. Anak saya, sejak umur 6 bulan sampai 7 bulan maemnya sambil naik sepde roda 3 itu ibaratkan highchair lah soalnya belum punya highchair beneran. Sampai suatu ketika GTM melanda (seperti tulisan di atas). Maka kain gendongan menjadi penyelamat, makan di halaman rumah menjadi alternatif baru, kadang sambil nonton TV kadang juga saya biarkan sambil merangkak. Nggak bagus dan nggak ideal. Namun saya tetap harus menghormati preferensi anak saya. Toh setelah (lumayan) besar, dia bisa kembali lagi ke meja makan, duduk di kursi dan makan bareng. yang terpenting saat anak mulai bereksplorasi dengan makanannya adalah.... jangan takut berantakan saat bayi mulai meminta makan sendiri. Mereka juga ingin menjadi mandiri dan kita akan senang bila mereka mandiri. Jadi.... walaupun lantai pasti ikutan kenyang karena makanan jatuh semua, tetaplah sabar. Alasi lantai dibawah kursinya dengan koran bekas/plastik lebar sehingga mudah membersihkannya.
  3. Trauma Sendok Menurut saya, kadar GTM seperti ini lumayan berattt. Biasanya terjadi karena beberapa faktor:
    - karena dipaksa minum obat
    - karena dipaksa disuapi makanan
    Ya ini mungkin juga pengalaman anak saya karena dari awal saya gak tau sama sekali tentang obat - obatan dan pemberiannya pada bayi. saya pernah meminumkan obat anak saya dengan sendok sampai dia nangis meraung - raung.
    Lalu yang kedua, dipaksa makan. Maksudnya, si anak sedang nggak mood makan/udah kenyang lalu dipaksa makan dengan cara menjejakan sendok secara paksa ke mulut kecilnya. Atau, belom selesai mengunyah dipaksa mangap atau sendok udah standby di depan mulutnya.
    Tolong deh, berempati sedikit.... Kalau kita sedang mengunyah makanan dan ada sendok isi makanan lagi sudah menempel di depan mulut kita apa nggak bikin kesal?ini juga mungkin secara tidak sengaja saya pernah melakukannya ;( "menyesal"
    Jangan sampai ya, Bu. Kalau ngadepin anak makan memang harus ekstrasabar. Walo -jujur banget- saya juga pernah 'naik-darah' kalo anak saya lelet makannya sementara emaknya buru-buru mau ngerjain yang lain.. Namanya juga manusia (^_^) Bagaimana cara menyelesaikan masalah ini? Lumayan berat, pertama semua jadi harus kembali ke NOL. Mencoba membujuk makan tanpa sendok, lalu pelan-pelan diajarkan menggunakan sendok, biarkan anak memegang sendoknya untuk mainan, sementara kita memegang sendok lain untuk menyuapi. Minta maaf. Penting itu.... dan harus TULUS. Saya nggak bercanda, saya serius. Anak kecil juga paham kok kalo ibunya marah dan menyesal. Dan yang penting.... jangan diulangi lagi atau GTM akan terulang lagi. 
    4. Sakit/Tidak Enak Badan
    Bagian ini spesialis anak saya. Heheheh.... Saya amati anak saya di 6 bulan pertama memulai makan (6 bulan - 7 bulan) sempat ada acara GTM karena dia sakit (pilek/batuk) dan demam.
    Dia jadi lebih suka menyusu, makan makanan lebih lembek, dan merengek kalau diberi makanan 'reguler'.
    Saat bayi sakit, ternyata memang perlu diberikan makanan yang lebih cair. Kalaupun ia ingin menyusu saya ya berikanlah. Beri perawatan yang tepat dan menyamankan, termasuk makanan yang menyamankan (Karmel: 1999). Sup ayam cair hangat untuk anak pilek, ataupure pepaya dingin untuk tumbuk gigi.
    Soal 'tidak enak badan', ini sih antara percaya nggak percaya ya Bu. Tapi menurut Mbah Dukun Pijat anak saya, bayi / balita mungkin malas makan karen ada yang 'nggak enak' dengan badannya. Biasanya kalau dibawah setahun karena perkembangan motorik kasar seperti belajar merangkak-memanjat-berjalan dll bisa membuat -secara tidak terasa- si anak keseleo atau pegal-pegal lantas malas makan aka GTM. Obatnya? Dipijatkan/diurutkan.
    Anak saya adalah contoh gampangnya. Hehehehe... percaya nggak percaya ya, Bu.
    OK, sepertinya itu sharing saya soal per-GeTeeM-an yang menyebalkan namun mau nggak mau harus dilewati semua Ibu yang berpunya (anak).... Semoga membantu, dan komentar serta masukan selalu saya tunggu!
    Salam 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERJUANGAN ASI

ASI SERET RET RET

MAINAN GAK HARUS MAHAL #1 RUMAH BINATANG DARI KARDUS